ISO 45001 adalah standar internasional yang mengatur sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Standar ini dapat digunakan oleh semua jenis organisasi, terlepas dari ukurannya.
2. Tujuan
Tujuan dari ISO 45001 adalah untuk mengelola pencegahan cedera, kematian, dan kesehatan yang buruk di tempat kerja. Standar ini juga menyediakan kerangka untuk memastikan manajemen K3 berjalan efektif, termasuk kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan.
3. Keuntungan
Beberapa keuntungan dari sertifikasi ISO 45001, di antaranya:
- Meningkatkan kepuasan karyawan
- Memperkuat kepercayaan pelanggan dan mitra
- Mengurangi biaya dan kerugian
- Meningkatkan produktivitas
- Meningkatkan reputasi dan kepatuhan
- Mendorong budaya keselamatan dan kesehatan
- Mengurangi risiko bisnis
4. Perbedaan dengan Ohsas 18001:2007
ISO 45001 dan OHSAS 18001 adalah dua standar internasional yang digunakan untuk mengelola kesehatan dan keselamatan kerja (K3). ISO 45001 dirilis pada Maret 2018 sebagai pengganti OHSAS 18001 yang telah menjadi standar terkenal sejak tahun 1999.
Perbedaan di antaranya adalah:
a. ISO 45001 dan OHSAS 18001 adalah dua standar internasional yang digunakan untuk mengelola kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Perbedaan antara keduanya di antaranya:
b. Fokus
ISO 45001 menggabungkan risiko dan peluang, sedangkan OHSAS 18001 lebih berfokus pada risiko.
c. Pendekatan
ISO 45001 menggunakan pendekatan proses dan bersifat dinamis, sedangkan OHSAS 18001 lebih berdasarkan prosedur sehingga tidak bersifat dinamis.
d. Tujuan
ISO 45001 lebih berfokus pada meningkatkan kinerja K3 secara proaktif, sedangkan OHSAS 18001 lebih berfokus pada pengendalian risiko.
e. Keterlibatan
ISO 45001 mempertimbangkan kebutuhan dan harapan semua pekerja dan pihak yang berkepentingan, termasuk pemasok dan kontraktor. OHSAS 18001 tidak memperbolehkan partisipasi karyawan yang lebih luas.
Komentar
Posting Komentar