Biasanya kita melihat ada kata ANSI/ISEA dalam suatu produk peralatan keselamatan kerja.
ANSI/ISEA adalah standar nasional Amerika yang mengatur berbagai hal terkait keselamatan, seperti pakaian, pelindung tangan, pelindung mata dan wajah, dan peralatan pertolongan pertama.
Akan tetapi, yang perlu dipahami bahwa ANSI dan ISEA adalah lembaga yang berbeda. Berikut uraiannya:
1. ANSI a. Pengertian
ANSI adalah kepanjangan dari American National Standards Institute, yang merupakan sebuah lembaga nirlaba swasta yang mengawasi pengembangan standar konsensus sukarela untuk produk, jasa, proses, sistem, dan personel di Amerika Serikat.
Kantor pusat American National Standards Institute (ANSI) berada di Washington, DC, sedangkan kantor operasionalnya berada di New York City.
b. Sejarah
Pada tahun 1916, terdapat lima perhimpunan keinsinyuran yang mengundang pemerintah Amerika Serikat untuk mendirikan sebuah badan standarisasi nasional. Kelima perhimpunan tersebut adalah:
b. Sejarah
Pada tahun 1916, terdapat lima perhimpunan keinsinyuran yang mengundang pemerintah Amerika Serikat untuk mendirikan sebuah badan standarisasi nasional. Kelima perhimpunan tersebut adalah:
- American Institute of Electrical Engineers
- American Society of Mechanical Engineers
- American Society of Civil Engineers
- American Institute of Mining and Metallurgical Engineers
- American Society for Testing and Materials
Pada tahun 1966, ASA ditata ulang kembali menjadi United States of America Standards Institute (USASI), dan akhirnya diubah menjadi seperti yang sekarang yaitu American National Standards Institute pada tahun 1969.
c. Tujuan
Tujuan ANSI dibentuk adalah untuk mengawasi pembuatan, diberlakukannya, dan penggunaan ribuan norma dan pedoman yang secara langsung berdampak bisnis di hampir setiap sektor. Lembaga tersebut juga mengkoordinasikan standar Amerika Serikat dengan standar internasional sehingga produk-produk Amerika Serikat dapat digunakan di seluruh dunia.
ANSI memberi akreditasi untuk standar yang dikembangkan oleh perwakilan dari lembaga pengembang standar, instansi pemerintah, kelompok konsumen, perusahaan, dan lain-lain. Standar tersebut memastikan agar karakteristik dan kinerja produk yang konsisten sehingga masyarakat menggunakan definisi dan istilah yang sama, dan produk diuji dengan cara yang sama. ANSI juga memberi akreditasi bagi organisasi yang melaksanakan sertifikasi produk atau personel sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam standar internasional.
c. Tujuan
Tujuan ANSI dibentuk adalah untuk mengawasi pembuatan, diberlakukannya, dan penggunaan ribuan norma dan pedoman yang secara langsung berdampak bisnis di hampir setiap sektor. Lembaga tersebut juga mengkoordinasikan standar Amerika Serikat dengan standar internasional sehingga produk-produk Amerika Serikat dapat digunakan di seluruh dunia.
ANSI memberi akreditasi untuk standar yang dikembangkan oleh perwakilan dari lembaga pengembang standar, instansi pemerintah, kelompok konsumen, perusahaan, dan lain-lain. Standar tersebut memastikan agar karakteristik dan kinerja produk yang konsisten sehingga masyarakat menggunakan definisi dan istilah yang sama, dan produk diuji dengan cara yang sama. ANSI juga memberi akreditasi bagi organisasi yang melaksanakan sertifikasi produk atau personel sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam standar internasional.
d. Peran
Berikut adalah peran ANSI:
- Mengawasi standar dan aktivitas penilaian kesesuaian di Amerika Serikat;
- Mengkoordinasikan standar AS dengan standar internasional;
- Membantu mendorong partisipasi organisasi standarisasi AS dalam komunitas global konsumen, bisnis, dan pihak berkepentingan lainnya;
- Mempercepat penerimaan pasar terhadap produk;
- Memperjelas cara meningkatkan keamanan produk demi melindungi konsumen;
- ANSI menangani standar komputasi penting, termasuk Small Computer Systems Interface (SCSI) dan American Standard Code for Information Interchange (ASCII);
- ANSI merupakan perwakilan satu-satunya A.S. untuk Organisasi Standar Internasional (ISO).
Komentar
Posting Komentar